Hallo semuanya, ^_^
pada kali ini, saya akan memosting tentang quiz mata kuliah saya hari ini. semoga bermanfaat ya, ^_^
 |
| Ilustrasi Jaringan Komputer |
QUIS JARKOM
1. Apakah
yang dimaksud dengan OSI Layer dan TCP/IP, jelaskan perbedaannya?
2. Apa saja
proses-proses yang terjadi di OSI layer pada saat pengiriman data?
3. Apa yang
dimaksud dengan Tree Ways Handshacking? Dan jelaskan cara kerjanya?
4. Jelaskan
perbedaan antara TCP dan UDP? Berikan contoh penerapannya?
5. Jelaskan
perbedaan antara connection oriented dengan connection less pada jaringan
komputer dan berikan contoh penerapannya?
Jawab.
1. OSI layer
-> OSI (Open System Interconnection) adalah lapisan-lapisan sebuah model
arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan Internatonal Organization for
Standardization.
TCP/IP -> TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet
Protocol) adalah sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data dalam proses
tukar-menukar data dari suatu komputer ke komputer lainnya di dalam suatu jaringan
internet yang akan memastikan pengiriman data sampai ke alamat yang dituju.
Perbedaannya :
• OSI
layer memiliki 7 buah layer, sedangkan TCP/IP memiliki 4 layer
• TCP/IP
layer merupakan protocol Spesific, sedangkan OSI layer adalah protocol independen
• 3 Layer
teratas pada OSI layer (application, presentation, session) dipresentasikan ke
dalam 1 layer TCP/IP
• Semua
standar yang digunakan pada jaringan TCP/IP dapat diperoleh secara Cuma-Cuma
dari berbagai komputer, tidak seperti OSI
• Perkembangan
OSI tersendat tidak seperti TCP/IP
• Untuk
jangka panjang, TCP/IP akan menjadi
standar dunia jaringan komputer, tidak seperti OSI
• OSI
mengembangkan modelnya berdasarkan teori, sedangkan TCP/IP mengembangkan
modelnya setelah sudah diimplementasikan
• TCP/IP
mengombinasikan presenation dan session layer OSI ke dalam application layer
• TCP/IP
mengombinasikan data link dan physical layer OSI ke dalam satu layer
• TCP/IP
lebih kredibel karena protokolnya. Tidak ada jaringan dibangun dengan protokol
OSI, walaupun setiap orang menggunakan model OSI untuk memandu pikiran mereka.
2. Proses-proses
yang terjadi di OSI layer :
Proses
Encapsulation
1) Proses
ini hanya terjadi pada perangkat atau komputer pengirim
2) Tiap-tiap
layer atau lapisan dari OSI layer akan berkomunikasi dengan layer yang sama
pada komputer penerima
3) Proses
dimulai dari layer aplikasi
4) Data
diformat pada layer presentasi
5) Pengelompokan
pada session layer
6) Pemecahan
data pada transport layer
7) Pada
layer network, segment diubah menjadi packet
8) Packet
diubah menjadi frame pada data link layer
9) Pengiriman
melalui media transmisi kabel atau sinyal wireless
Proses
Decapsulation
1) Decapsulation
terjadi hanya pada sisi komputer tujuan yang menerima data tersebut
2) Kebalikan
dari proses encapsulation, proses decapsulaton dimuali dari layer 1 dari OSI
layer sampai ke layer terakhir, layer aplikasi yang merupakan interface dari
aplikasi yang digunakan oleh user
3) Proses
pada physical layer komputer penerima
4) Bit dan
byte lalu diubah menjadi frame pada layer kedua
5) Pada
network layer, lamat yang tertera pada packet tersebut dicek oleh sistem yang
mengurusi layer ke 3 OSI
6) Proses
pada transport layer dengan segment mengecek protocol-protocol yang dipakai
7) Layer ke
5 OSI layer, dengan mengecek format data
oleh bagian yang terkait dengan presentation layer pada OSI layer
8) Proses
pada layer aplikasi, yaitu menyediakan data tersebut kepada aplikasi yang pas
dan tepat untuk memproses data tersebut agar bisa sampai atau diterima oleh
pengguna atau user.
3. Tree Ways
Handshacking -> proses pembuatan koneksi TCP yang bertujuan untuk melakukan
sinkronisasi terhadap nomor urut dan nomor acknowledgement yang dikirimkan oleh
kedua host dan saling bertukar ukuran TCP window.
Cara kerjanya :
1) Handshaking
polling
Adanya software prioritas yang di-poll pertama mendapatkan
prioritas tertinggi. Bila processor itu ingin mengakses perangkat, dalam salah
satu pendekatannya adalah dengan membiarkan processor melakukan semua
pekerjaan. Processor berinteraksi dengan controller melalui protokol yang
rumit, tetapi dasar Handshaking-nya cukup sederhana
2) Handshaking
interupsi
Pada interupsi terjadilah bila suatu perangkat M/K ingi
memberitahu processor bahwa ia telah siap menerima perintah, output sudah
dihasilkan, atau terjadi error
3) Interrupt
request line
Pada hal kebanyakan CPU, dan ada dua interrupy request line
4) Vektor
interupsi dan vector chaining
Disetiap interrupt handler mempunyai alamat memori masing-masing.
Alamat ini adalah offset pada sebuah tabel yang disebut dengan vektor interupsi
Prosesnya dapat dijelaskan sebagai berikut.
1) Host
pertama (yang akan membuat koneksi) akan mengirimkan sebuah segemn TCP dengan
flag SYN dan diaktifkan kepada host kedua (yang akan diajak komunikasi)
2) Host
kedua akan meresponnya dengan mengirim segmen dengan acknowledgement dan juga
SYN kepada host pertama
3) Host
pertama selanjutnya akan mulai saling bertukar data dengan host kedua.
4. TCP ->
Transmission Control Protocol adalah salah satu jenis protokol yang
memungkinkan kumpulan komputer untuk berkomunikasi dan bertukar data didalam
suatu jaringan.
Penerapan TCP : pada world wide web (WWW), Archie, wide area
information services (WAIS), dan FAX di internet.
UDP -> User
Datagram Protocol adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang
mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi
(connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP
Penerapan UDP : pada domain name system (DNS), simple
network management protocol (SNMP), trivial file transfer protocol (TFTP), dan
SunRPC port 111
Perbedaan antara TCP dan UDP :
TCP
beroperasi berdasarkan konsep koneksi, sedangkan UDP tidak berdasarkan konsep
koneksi, jadi harus membuat kode sendiri
Jaminan
pengiriman-penerimaan data akan reliable dan teratur pada TCP, pada UDP tidak
ada jaminan bahwa pengiriman dan penerimaan data akan reliable dan teratur,
sehingga paket data mungkin dapat kurang, terduplikat, atau bahkan tidak
sampai sama sekali
TCP
secara otomatis memecah data ke dalam paket-paket, sedangkan UDP dilakukan
dengan manual
TCP
tidak akan mengirim data terlalu cepat, sehingga memberikan jaminan koneksi
internet dapat menanganinya, sedangkan UDP harus membuat kepastian
mengenai proses transfer data agar tidak terlalu cepat sehingga internet masih
dapat menanganinya
5. Connection
oriented -> proses pengiriman data yang disertai tanggungjawab apabila
terjadi kesalahan data
Contohnya : Asynchronous Transfer Mode, Connection-Oriented
Ethernet, DCCP, Frame Relay, GPRS, IPX/SPX, Multiprotocol Label Switching,
SCTP, Transmission Control Protocol, TIPC, X.25, dan IP address
Connection less -> proses pengiriman data tanpa disetai
tanggungjawab yang terjadi jika kesalahan data.
Contohnya : UDP, ICMP, NetBEUI, dan HTTP
Perbedaan connection oriented dengan connection less :
1) Pada
connection oriented terdapat pembukaan dan penutupan hubungan, sedangkan pada
connection less tidak ada.
2) Pada
connection oriented, waktu yang diperlukan untuk mengirim data lama, sedangkan
pada connection less lebih cepat
3) Data pada
connection oriented lebih kompleks daripada connection less
Cukup sekian postingan saya kali ini, semoga bermanfaat bagi kita semua,
Sampai jumpa di postingan saya yang selanjutnya, ^_^