Wednesday, November 16, 2016

Pengenalan Fotografi

Hallo semuanya, ^_^
Kembali lagi dengan saya pada hari ini.
Pada kesempatan hari ini, saya akan membagikan sedikit ilmu yang saya punya, yaitu mengenai fotografi.

Salah satu alat fotografi

Fotografi (dalam Bahasa Inggris "Phorography") berasal dari kata dalam Bahasa Yunani yaitu "Photos" yang memiliki arti "cahaya" dan kata "Grafo" yang berarti "melukis/menulis". Sehingga kata photos dan grafo digabungkan memiliki arti "melukis cahaya" atau melukis dengan cahaya.
Dalam penngertiannya, fotografi adalah proses melukis/menulis dengan menggunakan cahaya sebagai medianya. Dalam istilah lain, fotografi juga bisa diartikan sebagai proses atau metode menghasilkan suatu gambar (foto) dari suatu objek yang diinginkan, dan kemudian mewujudkannya ke dalam suatu bentu yang bisa diabadikan atau disimpan.

Mungkin dari kalian sudah pasti tahu kan apa artinya. Nah, kemudian kita akan membahas prinsip kerja fotografi.

Prinsip dasar fotografi adalah memproyeksikan cahaya yang didapat oleh objek yang diinginkan, kemudian membiaskannya ke dalam media perekam di dalam kamera itu sendiri. Sehingga cahaya dari objek yang diterima oleh sensor atau media perekam dan bisa diproses menjadi hasil yang bisa digunakan.
Dalam teknologi awal-awal fotografi ini, beberapa jenis kamera menggunakan film sebagai media perekam hasilnya. Sedangkan dalam teknologi terbaru dalam dunia fotografi, sudah menggunakan sensor yang bisa menangkap cahaya dan mengkonversikannya menjadi piksel-piksel yang kemudian dikombinasikan menjadi file digital (biasanya dalam format .jpeg atau RAW).

Selain prinsipnya, dalam dunia fotografi juga bukan asal-asalan mengambil foto lho, hehehehe. Ada banyak tips atau trik khusus untuk mendapatkan hasil yang luar biasa. Selebihnya, silahkan memperhatikan komposisi dalam fotografi yang menurut saya sendiri ya, hehehehe.
  1. Cahaya. Seperti pengertiannya, melukis dengan cahaya. Pada dasarnya, cahaya merupakan komponen yang sangat penting dalam dunia fotografi. apabila intensitas cahaya yang sangat sedikit, foto yang dihasilkan akan gelap. Sebaliknya, intensitas cahaya dalam jumlah besar bukan membuat foto cerah lho, melainkan akan membuat foto menjadi efek terbakar.
  2. Sudut Pandang. Mengambil foto dari arah utara dengan arah selatan pasti beda, apalagi dari arah timur maupun barat. Contoh dasarnya saja, apabila kita mengambil foto matahari terbenam dari tepi pantai dengan posisi berdiri di tepi pantai akan biasa-biasa saja dibandingkan dengan menambil foto dari bawa pepohonan rindang dengan menampilkan sedikit dedaunan dari pohon tersebut.
  3. Objek. Mengambil sebuah foto memang tidak sulit, tinggal jepret, selesai. Lahirlah sebuah foto baru. Akan tetapi, jika kita memilih suatu objek yang benar-benar khas dengan insting kita sendiri, maka hasil fotonya pasti akan lebih sempurna daripada asal-asalan.
  4. Waktu. Waktu juga mungkin tidak jauh beda dengan efek yang dihasilkan oleh cahaya. akan tetapi, suasana dan komposisi dari foto yang dihasilkan dari waktu memiliki efek yang sangat jauh, misalnya saat mengambil foto pada jam 17.15 , matahari terbenam, dengan 18.30. Pasti hasilnya akan sangat berbeda sekali.

Mungkin cukup sampai di sini postingan saya hari ini, Selebihnya saya mohon maaf apabila ada yang salah dan kurang.
Nantikan postingan saya yang selanjutnya ya, sampai jumpa, ^_^

#fotografi #cahaya #hobby

Tuesday, November 15, 2016

Teknologi Informasi Manajemen Database



Hai semuanya, ^_^
Bertemu lagi dengan postingan saya yang terbaru,
Pada postingan saya kali ini, saya akan membahas tentang Tekonologi Informasi dalam Pemanajemenan Database.

Ilustrasi Database

Manajemen sumber data 

Data merupakan sumber daya daya organisasi yang vital dan perlu dikelola seperti asset penting lainnya. kebanyakan organisasi tidak dapat hidup atau tidak akan sukses tanpa data internal dan eksternal yang berkualitas.

Konsep dasar  data.
Data secara logis diorgansasi ke dalam jenjang sbb: charakter, field, record, file, dan database

  • Character merupakan data elementer yang dapat dipahami adalah charakter yang terdiri dari huruf, angka, dll
  • Field adalah sekelompok yang mewakili karakteristik dari orang, tempat, barang, atau kejadian. Contoh nama field dari pegawai
  • Record adalah data field yang saling berhubungan
  • File adalah kumpulan record

Jenis2 file : 


  • file induk (file yang harus ada selama hidup sistem),
  • file transaksi (file untuk mencatat.merekam data hasil transaksi yang terjadi selama satu periode, misalnya file penjualan), 
  •  file laporan, (file berisi informasi yang akan ditampilkan. Isi dari file ini biasanya diambilkan dari field di satu atau lebih master file untuk mempersiapkan pembuatan laporan),
  • file sejarah (file yang berisi data masa lalu yang sudah tidak aktif lagi, tetapi masih disimpan sebagai arsip),
  • file backup (merupakan salinan dari file 2 yang masih aktif di dalam database pada suatu saat tertentu)

Database atau Basis data adalah kumpulan file yang terstruktur dan terintegrasi sedemikian rupa sehingga proses data dan pencarian data pada file dapat dilakukan dengan mudah. Kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya tersimpan di komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya

Pendekatan dalam mengelola data
File oriented (traditional) approach. Dalam pendekatan ini, sumber data dikumpulkan dalam file-file yang tidak berhubungan satu sama lainnya. Tiap file dirancang untuk aplikasi tertentu.
kelemahannya adalah duplikasi data, akibatnya memodifikasi data yang duplikat harus dilakukan untuk berbagi file, sehingga kurang efisien; pembesaran tempat penyimpanan
data retability (tidak terjadi hubungan data), yaitu file penjualan tidak dapat berhubungan dengan file personalia atau bisa terjadi duplikasi dalam file-file.

Jenis-jenis database
  1. Database operasional. Database ini menyimpan rincian data yang diperlukan utnuk mendukung seluruh operasi perusahaan.database ini juga disebut subject area database (SADB), database transaksi, dan database produksi.
  2. Database analitis. Database ini menyimpan data dan informasi yang diperoleh dari operasi yang dipilih dan database eksternal. Database ini berisi ringkasan data dan informasi yang paling dibutuhkan oleh manager perusahaan dan pengguna akhir lain.
Struktur database
  1. Struktur hierarkis -> model yang sesuai digunakan untuk one-to-many relationship. Dengan kata lain, anak hanya akan mempunyai satu orang tua.
  2. Struktur jaringan ->  model yang sesuai digunakan untuk many-to-many relationship. Dengan kata lain
  3. Struktur relasional -> model database berdasarkan logika urutan pertama, pertama sekali dirumuskan dan dikemukakan oleh Edgar F. Codd pada tahun 1969. Pada model database relasional, seluruh data diwakili dalam bentuk tuple, digabungkan dalam relasi-relasi. Database yang diorganisasikan dalam hal model relasi merupakan database relasi.
  4. Struktur multi dimensi -> struktur multidimensi merupakan variasi dari struktur relasional yang menggunakan struktur multidimensi untuk mengatur data dan menyajikan hubungan antar data. Multidimensional dapat divisualisasikan sebagai kotak-kotak data dan kotak dalam kotak data. Setiap sisi kotak dianggap sebagai sebuah dimensi dari data.

Cukup sekian postingan saya kali ini, terima kasih sudah berkunjung, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua, ^_^
Sampai jumpa di postingan saya yang selanjutnya ya,^_^

tags #SistemdanTekonologiInformasi #Database #BasisData #Informatika #Struktur #JenisJenisDatabase

Tuesday, November 8, 2016

Quiz serta Jawaban Jaringan Komputer

Hallo semuanya, ^_^
pada kali ini, saya akan memosting tentang quiz mata kuliah saya hari ini. semoga bermanfaat ya,  ^_^

Ilustrasi Jaringan Komputer




QUIS JARKOM
1. Apakah yang dimaksud dengan OSI Layer dan TCP/IP, jelaskan perbedaannya?
2. Apa saja proses-proses yang terjadi di OSI layer pada saat pengiriman data?
3. Apa yang dimaksud dengan Tree Ways Handshacking? Dan jelaskan cara kerjanya?
4. Jelaskan perbedaan antara TCP dan UDP? Berikan contoh penerapannya?
5. Jelaskan perbedaan antara connection oriented dengan connection less pada jaringan komputer dan berikan contoh penerapannya?

Jawab.
1. OSI layer -> OSI (Open System Interconnection) adalah lapisan-lapisan sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan  Internatonal Organization for Standardization.
TCP/IP -> TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data dalam proses tukar-menukar data dari suatu komputer ke komputer lainnya di dalam suatu jaringan internet yang akan memastikan pengiriman data sampai ke alamat yang dituju.
Perbedaannya : 
   OSI layer memiliki 7 buah layer, sedangkan TCP/IP memiliki 4 layer
   TCP/IP layer merupakan protocol Spesific, sedangkan OSI layer adalah protocol independen
   3 Layer teratas pada OSI layer (application, presentation, session) dipresentasikan ke dalam 1 layer TCP/IP
   Semua standar yang digunakan pada jaringan TCP/IP dapat diperoleh secara Cuma-Cuma dari berbagai komputer, tidak seperti OSI
   Perkembangan OSI tersendat tidak seperti TCP/IP
   Untuk jangka panjang,  TCP/IP akan menjadi standar dunia jaringan komputer, tidak seperti OSI
   OSI mengembangkan modelnya berdasarkan teori, sedangkan TCP/IP mengembangkan modelnya setelah sudah diimplementasikan
   TCP/IP mengombinasikan presenation dan session layer OSI ke dalam application layer
   TCP/IP mengombinasikan data link dan physical layer OSI ke dalam satu layer
   TCP/IP lebih kredibel karena protokolnya. Tidak ada jaringan dibangun dengan protokol OSI, walaupun setiap orang menggunakan model OSI untuk memandu pikiran mereka.
2. Proses-proses yang terjadi di OSI layer :
Proses Encapsulation
1) Proses ini hanya terjadi pada perangkat atau komputer pengirim
2) Tiap-tiap layer atau lapisan dari OSI layer akan berkomunikasi dengan layer yang sama pada komputer penerima
3) Proses dimulai dari layer aplikasi
4) Data diformat pada layer presentasi
5) Pengelompokan pada session layer
6) Pemecahan data pada transport layer
7) Pada layer network, segment diubah menjadi packet
8) Packet diubah menjadi frame pada data link layer
9) Pengiriman melalui media transmisi kabel atau sinyal wireless
Proses Decapsulation
1) Decapsulation terjadi hanya pada sisi komputer tujuan yang menerima data tersebut
2) Kebalikan dari proses encapsulation, proses decapsulaton dimuali dari layer 1 dari OSI layer sampai ke layer terakhir, layer aplikasi yang merupakan interface dari aplikasi yang digunakan oleh user
3) Proses pada physical layer komputer penerima
4) Bit dan byte lalu diubah menjadi frame pada layer kedua
5) Pada network layer, lamat yang tertera pada packet tersebut dicek oleh sistem yang mengurusi layer ke 3 OSI
6) Proses pada transport layer dengan segment mengecek protocol-protocol yang dipakai
7) Layer ke 5 OSI layer, dengan mengecek format data  oleh bagian yang terkait dengan presentation layer pada OSI layer
8) Proses pada layer aplikasi, yaitu menyediakan data tersebut kepada aplikasi yang pas dan tepat untuk memproses data tersebut agar bisa sampai atau diterima oleh pengguna atau user.
3. Tree Ways Handshacking -> proses pembuatan koneksi TCP yang bertujuan untuk melakukan sinkronisasi terhadap nomor urut dan nomor acknowledgement yang dikirimkan oleh kedua host dan saling bertukar ukuran TCP window.
Cara kerjanya :
1) Handshaking polling
Adanya software prioritas yang di-poll pertama mendapatkan prioritas tertinggi. Bila processor itu ingin mengakses perangkat, dalam salah satu pendekatannya adalah dengan membiarkan processor melakukan semua pekerjaan. Processor berinteraksi dengan controller melalui protokol yang rumit, tetapi dasar Handshaking-nya cukup sederhana
2) Handshaking interupsi
Pada interupsi terjadilah bila suatu perangkat M/K ingi memberitahu processor bahwa ia telah siap menerima perintah, output sudah dihasilkan, atau terjadi error
3) Interrupt request line
Pada hal kebanyakan CPU, dan ada dua interrupy request line
4) Vektor interupsi dan vector chaining
Disetiap interrupt handler mempunyai alamat memori masing-masing. Alamat ini adalah offset pada sebuah tabel yang disebut dengan vektor interupsi
Prosesnya dapat dijelaskan sebagai berikut.
1) Host pertama (yang akan membuat koneksi) akan mengirimkan sebuah segemn TCP dengan flag SYN dan diaktifkan kepada host kedua (yang akan diajak komunikasi)
2) Host kedua akan meresponnya dengan mengirim segmen dengan acknowledgement dan juga SYN kepada host pertama
3) Host pertama selanjutnya akan mulai saling bertukar data dengan host kedua.
4. TCP -> Transmission Control Protocol adalah salah satu jenis protokol yang memungkinkan kumpulan komputer untuk berkomunikasi dan bertukar data didalam suatu jaringan.
Penerapan TCP : pada world wide web (WWW), Archie, wide area information services (WAIS), dan FAX di internet.
UDP ->  User Datagram Protocol adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP
Penerapan UDP : pada domain name system (DNS), simple network management protocol (SNMP), trivial file transfer protocol (TFTP), dan SunRPC port 111
Perbedaan antara TCP dan UDP :
TCP beroperasi berdasarkan konsep koneksi, sedangkan UDP tidak berdasarkan konsep koneksi, jadi harus membuat kode sendiri
Jaminan pengiriman-penerimaan data akan reliable dan teratur pada TCP, pada UDP tidak ada jaminan bahwa pengiriman dan penerimaan data akan reliable dan teratur, sehingga paket data mungkin dapat kurang, terduplikat, atau bahkan tidak sampai sama sekali
TCP secara otomatis memecah data ke dalam paket-paket, sedangkan UDP dilakukan dengan manual
TCP tidak akan mengirim data terlalu cepat, sehingga memberikan jaminan koneksi internet dapat menanganinya, sedangkan UDP harus membuat kepastian mengenai proses transfer data agar tidak terlalu cepat sehingga internet masih dapat menanganinya
5. Connection oriented -> proses pengiriman data yang disertai tanggungjawab apabila terjadi kesalahan data
Contohnya : Asynchronous Transfer Mode, Connection-Oriented Ethernet, DCCP, Frame Relay, GPRS, IPX/SPX, Multiprotocol Label Switching, SCTP, Transmission Control Protocol, TIPC, X.25, dan IP address
Connection less -> proses pengiriman data tanpa disetai tanggungjawab yang terjadi jika kesalahan data.
Contohnya : UDP, ICMP, NetBEUI, dan HTTP
Perbedaan connection oriented dengan connection less :
1) Pada connection oriented terdapat pembukaan dan penutupan hubungan, sedangkan pada connection less tidak ada.
2) Pada connection oriented, waktu yang diperlukan untuk mengirim data lama, sedangkan pada connection less lebih cepat
3) Data pada connection oriented lebih kompleks daripada connection less

Cukup sekian postingan saya kali ini, semoga bermanfaat bagi kita semua, 
Sampai jumpa di postingan saya yang selanjutnya, ^_^

Tuesday, November 1, 2016

Sistem dan Teknologi Informasi IV (Pengertian Compiler dan IDE)

Hai semuanya, ^_^
Sudah lama sekali ya saya tidak posting artikel, hehehehe.
Pada postingan saya kali ini, saya akan membahas mengenai Compiler dan IDE
Sebelumnya, apakah itu Compiler? Yuk kita bahas lebih detail mengenai Compiler, ^_^

Proses Compiler Program

Pengertian Compiler
Compiler adalah suatu program yang berfungsi untuk menerjemahkan bahasa program (source code) kedalam bahasa objek (obyek code). Compiler menggabungkan keseluruhan bahasa program, mengumpulkannya dan kemudian menyusunnya kembali. Misalnya kita melakukan pemrograman dengan bahasa Pascal, kemudian meng-compilenya menjadi suatu program. program inilah yang dihasilkan dari bahasa pemrograman yang sudah diterjemahkan menjadi bahasa yang dimengerti oleh komputer dan menjadikan programnya sebagai output.

Compiler memerlukan waktu untuk membuat suatu program dapat di eksekusi oleh computer, program yang dieksekusi oleh compiler adalah dapat berjalan lebih cepat disbanding program yang diperoduksi oleh interpreter, disamping itu juga bersifat independen. Contoh program yang menggunakan compiler adalah Visual Basic, Visual Delvi, dan Pascal.

Tahap Kompilasi:
  1. Pertama source code (program yang ditulis) dibaca kememori computer).
  2. Source code tersebut diubah menjadi objek code (bahasa Assembly).
  3. Objek code di hubungkan dengan liberary yang dibutuhkan untuk membentuk file yang bisa dieksekusi,
Selain Compiler, ada juga istilah Interpreter, Assambler dan Linker. Berikut ini pengertiannya.

Pengertian Interpreter
Interpreter adalah Perangkat lunak yang mampu mengeksekusi code program (yang ditulis oleh programmer) lalu menterjemahkannya ke dalam bahasa mesin, sehingga mesin melakukan instruksi yang diminta oleh programmer tersebut. Perintah-perintah yang dibuat oleh programmer tersebut dieksekusi baris demi baris, sambil mengikuti logika yang terdapat di dalam kode tersebut.

Proses ini sangat berbeda dengan compiler, dimana pada compiler, hasilnya sudah langsung berupa satu kesatuan perintah dalam bentuk bahasa mesin, dimana proses penterjemahan dilaksanakan sebelum program tersebut dieksekusi.

Interpreter atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Juru Bahasa berbeda dengan Translator atau penterjemah dalam segi media yang dipakai untuk menerjemahkan. Interpreter akan menterjemahkan bahasa sumber ke dalam bahasa sasaran secara langsung atau orally sementara translator akan menerjemahkan bahasa sumber ke bahasa sasaran secara tertulis.

Java dijalankan menggunakan interpreter yaitu Java Virtual Machine (JVM). Hal ini menyebabkan source code Java yang telah dikompilasi menjadi Java bytecodes dapat dijalankan pada platform yang berbeda-beda.

Pengertian Assambler
Bahasa assembly adalah sebuah program yang terdiri dari instruksi-instruksi yang menggantikan kode-kode biner dari bahasa mesin dengan “mnemonik” yang mudah diingat. Misalnya sebuah instruksi penambahan dalam bahasa mesin dengan kode “10110011” yang dalam bahasa assembly dapat dibuat dalam instruksi mnemonik ADD, sehingga mudah diingat dibandingkan dengan angka 0 dan 1, dalam setiap instruksi membutuhkan suatu operand baik berupa data langsung maupun suatu lokasi memori yang menyimpan data yang bersangkutan. Bahasa assembly sering juga disebut kode sumber atau kode simbolik yang tidak dapat dijalankan oleh prosesor, sedangkan assembler adalah suatu program yang dapat menerjemahkan program bahasa assembly ke program bahasa mesin. bahasa mesin adalah kumpulan kode biner yang merupakan instruksi yang bisa dijalankan oleh komputer. Program bahasa mesin sering disebut sebagai kode objek.

Pengertian Linker
Linker adalah suatu program yang menterjemahkanprogram objek (bereksention OBJ) ke bentukprogram eksekusi (berekstension EXE atau COM).Sedangkan untuk membuat file object ke bentuk fileyang dapat dieksekusi(berekstension.COM atau.EXE) bisa anda gunakan file TLINK.EXE.

Selain Compiler, saya juga akan membahas mengenai IDE (Intergreated Development Environment).

Pengertian IDE (Intergrated Development Environment)

Intergrated Development Environment adalah sebuah software aplikasi yang memberikan fasilitas kepada programmer ketika membuat program. Biasanya sebuah IDE terdiri dari source code editor build automation tools dan debugger.
Untuk menulis sebuah program, bisa menggunakan text editor atau IDE nya. Bagi yang sudah mahir, menulis program dengan text editor bukanlah menjadi masalah. Tetapi untuk pemula, akan lebih mudah menggunakan IDE.
IDE yang tersedia bermacam-macam. Untuk bahasa pemrograman tertentu sudah disediakan IDE khusus oleh pembuatnya. Ada juga bahasa pemrograman yang memiliki beberapa pilihan IDE.


Mungkin postingan saya kali ini hanya sampai di sini, nantikan ya postingan saya yang selanjutnya, semoga bermanfaat untuk kita semua, ^_^
Sekian dan terima kasih ya, ^_^
Sampai jumpa di postingan saya yang selanjutnya.


Tags #STI #SistemdanTeknologiInformasi #IDE #IntergratedDevelopmentEnvironment #Compiler #Informatika #Study